Pengalaman Praktik Kerja Industri dan Minat Menjadi Mekanik Otomotif: Studi Korelasional pada Siswa SMK Teknik Kendaraan Ringan

Authors

  • Miftahul Rizki Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Toto Sugiarto Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Donny Fernandez Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Iffarial Nanda Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.390

Keywords:

Praktik kerja industri, sekolah menengah kejuruan, minat berkarier, mekanik otomotif, pendidikan vokasi, program magang

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontribusi pengalaman praktik kerja industri terhadap minat berkarier sebagai mekanik otomotif pada siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMKN 1 Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel jenuh 33 siswa yang telah menyelesaikan praktik. Data dikumpulkan melalui dua angket berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product Moment. Hasil menunjukkan bahwa pengalaman praktik kerja industri berada pada kategori tinggi (mean = 98,67) dan minat menjadi mekanik juga tinggi (mean = 72,79). Koefisien korelasi sebesar r = 0,440 dengan p = 0,010 mengindikasikan hubungan positif yang signifikan, dengan kontribusi 19,4% terhadap variasi minat karier. Temuan ini menegaskan pentingnya desain program praktik kerja industri yang berkualitas sebagai strategi sekolah kejuruan untuk memperkuat orientasi karier siswa di bidang otomotif.

This study examines the contribution of industrial work-practice experience to students’ interest in pursuing a career as automotive mechanics among Grade XII Light Vehicle Engineering students at SMKN 1 Bukittinggi. A quantitative correlational design was applied with a saturated sample of 33 students who had completed their internship. Data were collected using two validated and reliable Likert-scale questionnaires and analysed through descriptive statistics and Pearson Product Moment correlation. The findings show that industrial work-practice experience is in the high category (mean = 98.67) and interest in becoming a mechanic is also high (mean = 72.79). The correlation coefficient r = 0.440 with p = 0.010 indicates a significant positive relationship, with a contribution of 19.4% to the variance in career interest. These results highlight the importance of well-designed internship programmes in vocational schools for strengthening students’ career orientation in the automotive sector.

References

[1] H. W. Artha, Ilham, E. R. Barokah, N. Jalinus, and Waskito, “Implementasi pendidikan di SMK Negeri 3 Kota Solok: Tinjauan terhadap penerapan Kurikulum Merdeka, teaching factory dan prakerin,” JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, vol. 2, no. 2, pp. 251–262, Mar. 2024, doi: 10.24036/jtpvi.v2i2.160.

[2] T. Sugiarto, A. Ambiyar, W. Wakhinuddin, W. Purwanto, and H. D. Saputra, “Efektivitas penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi terhadap hasil belajar: Metaanalisis,” Edukasi: Jurnal Pendidikan, vol. 21, no. 1, pp. 128–142, Jun. 2023, doi: 10.31571/edukasi.v21i1.5419.

[3] S. Komara and R. Iskandar, “Pendidikan kejuruan: Kajian teori, kebijakan, dan praktik pembelajaran,” Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, vol. 5, no. 3, pp. 274–290, Jul. 2025, doi: 10.36312/panthera.v5i3.421.

[4] I. Nanda, W. Simatupang, H. Maksum, Rifdarmon, L. Syaifullah, and R. Putra, “Development of innovative mobile QR-EFI simulator in problem-based teaching factory (PBTF) model to enhance students’ 4C skills,” International Journal of Interactive Mobile Technologies, vol. 19, no. 18, pp. 18–31, Sep. 2025, doi: 10.3991/ijim.v19i18.57285.

[5] R. Sidik, “Pengembangan dan implementasi aplikasi MOOC’s sebagai suplemen pembelajaran kejuruan di SMK pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan otomotif,” M.S. thesis, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia, 2022.

[6] D. Fernandez, A. Rifani, W. S., and T. Sugiarto, “Analisis penggunaan bioaditif minyak atsiri terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pertalite sepeda motor 4 langkah,” Ensiklopedia of Journal, vol. 5, no. 1, pp. 202–211, Oct. 2022, doi: 10.33559/eoj.v5i1.907.

[7] T. Ramadhan, Andrizal, D. Fernandez, and Muslim, “Analisis faktor kepuasan praktik kerja lapangan dan implikasinya terhadap motivasi berkarir siswa SMK otomotif,” JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, vol. 3, no. 3, pp. 823–834, Aug. 2025, doi: 10.24036/jtpvi.v3i3.334.

[8] R. Anthony, W. Wagino, R. D. Koto, E. Alwi, W. Purwanto, and D. Fernandez, “Meta-analysis: The effect of problem-based learning in improving students’ critical thinking in vocational education,” VANOS Journal of Mechanical Engineering Education, vol. 10, no. 1, pp. 28–44, May 2025, doi: 10.30870/vanos.v10i1.29826.

[9] M. R. A. Puspitasari and H. D. Saputra, “Hubungan antara minat terhadap pekerjaan dengan kepuasan kerja pada karyawan perusahaan X di Yogyakarta,” Jurnal Psikologi, vol. 17, no. 2, pp. 39–46, Sep. 2021.

[10] M. Nurodanika, Prengky, and Syaparuddin, “Strategi pelaksanaan program pusat keunggulan pada sekolah menengah kejuruan otomotif di Kalimantan Timur,” Cendikia, vol. 14, no. 1, pp. 145–157, Jun. 2025.

[11] M. Ningrum, “Efektivitas kebijakan link and match dalam pendidikan vokasi: Menakar kesiapan lulusan memasuki dunia kerja,” Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, vol. 5, no. 1, pp. 51–58, Jun. 2025, doi: 10.30872/jimpian.v5i1.4729.

[12] K. Usman, “Magang industri: Program peningkatan kompetensi guru kejuruan bidang seni dan ekonomi kreatif,” Jurnal Pendidikan Seni dan Industri Kreatif, vol. 5, no. 2, pp. 29–38, Dec. 2024, doi: 10.70571/psik.v5i2.157.

[13] N. Pratiwi, N. D. Lestari, and J. Januardi, “Pengaruh praktik kerja industri, bimbingan karir, motivasi memasuki dunia kerja dan soft skill terhadap kesiapan kerja,” Jurnal Simki Pedagogia, vol. 7, no. 1, pp. 192–204, Apr. 2024, doi: 10.29407/jsp.v7i1.529.

[14] M. M. A. Najwa, A. Saputra, and E. R. Safitri, “Preferensi karier mahasiswa program studi pendidikan masyarakat Universitas Sriwijaya,” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, vol. 10, no. 3, pp. 2934–2940, Aug. 2025, doi: 10.29303/jipp.v10i3.3468.

[15] I. D. Islamiah, “Pengaruh minat belajar siswa terhadap prestasi belajar matematika di SMKN 1 Cihampelas,” Journal On Education, vol. 1, no. 2, pp. 451–457, 2019, doi: 10.31004/joe.v1i2.91.

[16] M. Ramdhan, Metode Penelitian. Surabaya, Indonesia: Cipta Media Nusantara, 2021.

[17] A. Hamzah, Metode Penelitian & Pengembangan (Research & Development): Uji Produk Kuantitatif dan Kualitatif Proses dan Hasil. Malang, Indonesia: CV Literasi Nusantara Abadi, 2021.

[18] J. Pinto, Y. Puspitasari, J. G. de Carvalho, and I. M. Soares, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif: Teori dan Aplikasi. Karanganyar, Indonesia: PT Kodogu Trainer Indonesia, Nov. 2024.

[19] Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.

[20] I. K. P. Mahendra, W. Wahjoedi, and I. K. Semarayasa, “Korelasi prokrastinasi, game online, dan media sosial dengan minat berolahraga peserta didik putra kelas X SMKN 3 Kintamani,” Jurnal PENJAKORA, vol. 8, no. 2, pp. 98–105, Sep. 2021, doi: 10.23887/penjakora.v8i2.32503.

[21] A. Tanzeh and S. Arikunto, “Metode penelitian metode penelitian,” Metode Penelitian, vol. 43, pp. 22–34, 2020.

[22] N. Azrina, A. Usman, and M. Masenah, “Penerapan model problem based learning (PBL) dengan pendekatan experiential learning pada materi pencemaran lingkungan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas X-2 di SMAN Mumbulsari,” Jurnal Biologi, vol. 1, no. 3, pp. 1–10, 2024, doi: 10.47134/biology.v1i3.1975.

[23] R. D. Koto, W. Purwanto, Y. Yuniswar, and W. Wagino, “Application of experiential learning-based PBL model to improve the ability of grade XII students in light vehicle engineering,” Pakar Pendidikan, vol. 23, no. 2, pp. 503–518, Jul. 2025, doi: 10.24036/pakar.v23i2.801.

[24] R. Rahmawati and I. Rodiyah, “The effectiveness of the dual system education program at vocational high schools in Sidoarjo Regency: Efektivitas program pendidikan sistem ganda di sekolah menengah kejuruan Kabupaten Sidoarjo,” Indonesian Journal of Education Methods Development, vol. 18, no. 1, Art. no. 10.21070/ijemd.v21i.692, Feb. 2023, doi: 10.21070/ijemd.v21i.692.

[25] M. Elfin, E. Indrawan, R. Lapisa, and M. Mulianti, “Hubungan pengalaman praktek industri terhadap minat berwirausaha mahasiswa S1 pendidikan teknik mesin Universitas Negeri Padang,” Vokasi Mekanika, vol. 4, no. 2, pp. 25–30, May 2022, doi: 10.24036/vomek.v4i2.329.

[26] M. A. Azma, N. Nurazlina, and J. Julita, “Pengaruh motivasi, pengetahuan tentang pengelolaan keuangan daerah dan intensitas pembinaan aparat inspektorat terhadap kualitas hasil audit inspektorat (studi empiris pada Inspektorat Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman),” Riau Univ., Pekanbaru, Indonesia, 2017.

Downloads

Published

2025-12-20

How to Cite

Miftahul Rizki, Sugiarto, T., Fernandez, D., & Nanda, I. (2025). Pengalaman Praktik Kerja Industri dan Minat Menjadi Mekanik Otomotif: Studi Korelasional pada Siswa SMK Teknik Kendaraan Ringan . JTPVI: Jurnal Teknologi Dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 4(1), 83–92. https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.390

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >> 

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.