Analisis Korelasional antara Disiplin Belajar dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian (DDPK) Siswa Kelas X Teknik Otomotif SMK Negeri 1 Baso
DOI:
https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.387Keywords:
disiplin belajar, hasil belajar, SMK, teknik otomotif, korelasi Product Moment, prestasi belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara disiplin belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Program Keahlian (DDPK) Jurusan Teknik Otomotif di SMK Negeri 1 Baso. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 49 siswa kelas X. Disiplin belajar diukur menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan hasil belajar diperoleh dari dokumentasi nilai rapor. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa disiplin belajar berada pada kategori baik (M = 162,22) dan hasil belajar pada kategori cukup baik (M = 79,51). Koefisien korelasi r = 0,203 dengan nilai p = 0,163 (> 0,05) menunjukkan hubungan positif namun lemah dan tidak signifikan, dengan kontribusi hanya 4,12% terhadap variasi hasil belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan disiplin belajar perlu disertai penguatan faktor lain untuk mengoptimalkan prestasi belajar siswa SMK.
Education plays an important role in improving human resources, and learning discipline is often regarded as a key determinant of achievement. This study investigates the relationship between learning discipline and learning outcomes in the Basic Competency Program (DDPK) subject of the Automotive Engineering Department at SMK Negeri 1 Baso. A quantitative correlational design was applied to 49 tenth-grade students. Learning discipline was measured using a validated Likert-scale questionnaire, whereas learning outcomes were obtained from school records. Data were analysed using descriptive statistics and Pearson product–moment correlation. The results show that learning discipline is generally good (M = 162.22) and learning outcomes are fairly good (M = 79.51). The correlation between both variables is positive but weak and not statistically significant (r = 0.203, p = 0.163), explaining only 4.12% of the variance. These findings indicate that improving learning discipline alone is insufficient to enhance vocational students’ academic achievement.
References
[1] A. P. Sugiarto, T. Suyati, and P. D. Yulianti, “Faktor kedisiplinan belajar pada siswa kelas X SMK Larenda Brebes,” Mimb. Ilmu, vol. 24, no. 2, pp. 232–238, 2019, doi: 10.23887/mi.v24i2.21279.
[2] V. M. Dinata, H. D. Saputra, I. Nanda, A. Baharudin, and M. S. Firmansyah, “Pengaruh penggunaan Quizizz terhadap minat belajar siswa kelas XI TKR pada mata pelajaran perawatan berkala kendaraan ringan,” JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, vol. 3, no. 2, pp. 647–656, Feb. 2025, doi: 10.24036/jtpvi.v3i2.276.
[3] E. Sukmanasa, “Hubungan antara disiplin belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial,” J. Kreat., vol. 7, no. 1, 2016.
[4] F. Nora, M. Nasir, H. Maksum, and R. Rifdarmon, “Metode pembelajaran diferensiasi untuk meningkatkan capaian belajar siswa kelas XI TKR SMK Muhammadiyah 1 Padang,” MSI Trans. Educ., vol. 5, no. 1, pp. 41–56, 2024.
[5] Mulyanto, W. Purwanto, H. Maksum, and E. Indrawan, “Kontribusi disiplin belajar, efikasi diri dan iklim sekolah terhadap hasil belajar simulasi dan komunikasi digital siswa,” J. Ilm. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 5, no. 1, pp. 85–94, 2021, doi: 10.23887/jipp.v5i1.31491.
[6] Z. Aslianda and N. Israwati, “Hubungan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 18 Banda Aceh,” J. Ilm. Pendidik. Guru Sekol. Dasar FKIP Unsyiah, vol. 2, no. 1, 2017.
[7] E. R. Sari and H. Maksum, “Kontribusi kreativitas dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar instalasi penerangan listrik siswa kelas XI,” vol. 5, pp. 65–75, 2021.
[8] S. Nugraheni, “Hubungan antara motivasi belajar dengan disiplin belajar siswa,” J. Lesson Learn. Stud., vol. 2, no. 1, 2019, doi: 10.23887/jlls.v2i1.17317.
[9] I. Nanda, A. Ambiyar, W. Wakhinuddin, M. Giatman, M. Muskhir, and D. Setiawan, “Motivasi dan kompetensi mengajar dosen terhadap hasil belajar mahasiswa,” Edukasi: Jurnal Pendidikan, vol. 20, no. 1, pp. 85–95, 2022.
[10] D. R. Rauqillah, C. Makarim, and M. Mukhtar, “Hubungan antara kedisiplinan dalam belajar dengan hasil belajar siswa kelas V di MI Al-Falah Cibinong Kabupaten Bogor,” At-Ta’dib, vol. 2, no. 2, pp. 174–192, 2018, doi: 10.32832/at-tadib.v2i2.19379.
[11] S. P. S. Andryannisa, M. Az-zahra, and A. P. Wahyudi, “Upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode resitasi pada mata pelajaran akidah akhlak di SD Riyadhatul Jannah Depok,” Pedaqiu, vol. 2, no. 3, 2023.
[12] A. Amsil, H. Maksum, and M. Nasir, “Kontribusi gaya belajar terhadap hasil belajar di masa pandemi Covid-19 pada siswa SMKN 1 Sumatera Barat,” pp. 209–216, 2023.
[13] A. Yulianto, “PENDIKDAS: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar,” vol. 1, no. 2, 2021.
[14] N. M. Agusti and A. Aslam, “Efektivitas media pembelajaran aplikasi Wordwall terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar,” J. Basicedu, vol. 6, no. 4, 2022, doi: 10.31004/basicedu.v6i4.3053.
[15] D. M. Siregar and E. Syaputra, “Pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar bahasa Indonesia,” J. Multidisiplin Dehasen, vol. 1, no. 3, 2022, doi: 10.37676/mude.v1i3.2390.
[16] T. M. Surdin, “Hubungan antara disiplin belajar di sekolah dengan hasil belajar geografi pada siswa kelas X SMA Negeri 10 Kendari,” J. Penelit. Geografi, vol. 1, no. 1, 2017.
[17] R. J. Prasojo, “Pengaruh perhatian orangtua dan kedisiplinan siswa terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS,” J. Pendidik. IPS, vol. 2, no. 1, 2014.
[18] D. Setyorini, “Pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa,” Akrab Juara, vol. 3, no. 1, pp. 139–148, Feb. 2018.
[19] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.
[20] A. R. Harahap, M. Nasir, H. Maksum, and N. Hidayat, “Hubungan prestasi belajar siswa dan tingkat pendidikan orang tua dengan minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi siswa kelas XI TKR di SMKN 1 Sumatera Barat,” pp. 165–174, 2024.
[21] Sugiyono, “Hubungan antara kedisiplinan dengan hasil belajar siswa SDN Wonosari 02 Kota Semarang,” Skripsi, 2014.
[22] B. J. Forester, A. I. A. Khater, M. W. Afgani, and M. Isnaini, “Penelitian kuantitatif: uji reliabilitas,” EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 4, no. 3, 2024.
[23] N. R. Yonanda and D. Sukma, “Enhancing student learning discipline: Evaluating the effectiveness of information services through the contextual and learning (CTL) model,” J. Educ., Health Community Psychol., vol. 12, no. 4, pp. 778–791, Dec. 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dedi Rinaldi, Rifdarmon, Hasan Maksum, Iffarial Nanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







