Rancang Bangun Spray Booth Pengecatan Bodi Kendaraan dengan Vertical water curtain dan Analisis Efisiensi Filtrasi Debu Cat

Authors

  • Abdurrahman Hafidz Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Donny Fernandez Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • M.Yasep Setiawan Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Nuzul Hidayat Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.386

Keywords:

spray booth, aliran air vertikal, dust absorber, pengecatan bodi kendaraan, K3, K3LH, efisiensi filtrasi

Abstract

Pengecatan bodi kendaraan merupakan tahap penting untuk meningkatkan estetika dan melindungi logam dari korosi. Penelitian ini bertujuan merancang spray booth dengan sistem aliran air vertikal sebagai dust absorber yang memenuhi standar K3 dan K3LH pada proses pengecatan bodi kendaraan. Metode yang digunakan adalah Research and Development yang meliputi perancangan, validasi ahli, dan uji coba di Laboratorium Bodi dan Pengecatan Universitas Negeri Padang. Spray booth berukuran 360 × 150 × 250 cm dan dilengkapi exhaust fan serta filter udara untuk mengoptimalkan aliran udara. Uji kinerja menunjukkan bahwa filter kering menyerap rata-rata 12,17 g partikel cat per 100 g campuran cat, sedangkan filter basah meningkat menjadi 15 g. Hasil ini membuktikan bahwa sistem aliran air vertikal meningkatkan efisiensi filtrasi debu cat, menurunkan pencemaran udara di area kerja, dan mendukung penerapan K3 dan K3LH yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Automotive body painting is a critical stage to enhance appearance and protect metal surfaces from corrosion. This study aims to design a spray booth with a vertical water flow system acting as a dust absorber that complies with occupational health and safety (OHS) and environmental safety (K3 and K3LH) standards for automotive body painting. A Research and Development approach was applied, including design, expert validation, and prototype testing in the Body and Painting Laboratory of Universitas Negeri Padang. The spray booth (360 × 150 × 250 cm) is equipped with vertical water flow, an exhaust fan, and air filters to optimise airflow. Performance tests show that dry filters retained on average 12.17 g of paint dust per 100 g of paint mixture, whereas wet filters retained 15 g. These results indicate that the vertical water flow system improves filtration efficiency, reduces airborne paint pollution in the spray booth, and supports safer OHS- and environment-oriented painting practices.

References

[1] Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 100, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5309, 2012.

[2] J N. Saly and C. Metriska, “Kebijakan pemerintah dalam pengendalian pencemaran udara di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009,” Jurnal Kewarganegaraan, vol. 7, no. 2, pp. 1642–1648, 2023, doi: 10.31316/jk.v7i2.5405.

[3] A. Mahmudi, “Perancangan desain ruang pengecatan (spray booth),” Proyek Akhir/D3 thesis, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia, 2018.

[4] M. Muhadzdzib and W. D. Puspitasari, “Mengoptimalkan proses powder flame spray coating: merancang gun spray dengan kemiringan tangki penyimpanan serbuk dan filter serbuk lepas,” Jurnal Inovasi Mesin, vol. 5, no. 1, pp. 7–13, 2023, doi: 10.37180/jim.v5i1.201.

[5] R. Sihombing, “Teknologi spray booth berbasis cat air untuk lingkungan kerja ramah lingkungan,” Jurnal Teknik Mesin dan Industri, vol. 5, no. 2, pp. 45–52, 2017.

[6] S. Sudarmadji, Pengendalian Pencemaran Udara. Yogyakarta, Indonesia: Andi Offset, 2010.

[7] R. Liao, “Dust absorber berbasis air untuk spray booth: sistem filtrasi partikel debu dan overspray cat melalui tirai air,” 2019.

[8] D. Meidianti, “Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja,” Jurnal Ilmiah Teknik Industri, vol. 12, no. 2, pp. 45–52, 2014.

[9] Tarwaka, Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja. Surakarta, Indonesia: Harapan Press, 2016.

[10] H. Hadi, Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proses Pengecatan di Spray booth. Jakarta, Indonesia: Universitas Negeri Jakarta, 2024.

[11] Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5059, 2009.

[12] Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja, 2018.

[13] Sugiyono, Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2016.

[14] M. Badri, “Rancang bangun tempat pengecatan body dan part sepeda motor,” Undergraduate thesis (Skripsi), Universitas Negeri Padang, Padang, Indonesia, 2023.

[15] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2013.

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Hafidz, A., Fernandez, D., Setiawan, M., & Hidayat, N. (2025). Rancang Bangun Spray Booth Pengecatan Bodi Kendaraan dengan Vertical water curtain dan Analisis Efisiensi Filtrasi Debu Cat . JTPVI: Jurnal Teknologi Dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 4(1), 51–62. https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.386

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.