Lingkungan Sekolah dan Motivasi Belajar Siswa Program Keahlian Teknik Otomotif: Studi Korelasional di SMK Negeri 1 Bukittinggi

Authors

  • Yondri Pratama Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Martias Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Rifdarmon Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • Hasan Maksum Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.344

Keywords:

Lingkungan sekolah, motivasi belajar, SMK, teknik otomotif, korelasi Spearman, pendidikan vokasi

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menunjukkan bahwa motivasi belajar dan kesiapan siswa memasuki dunia kerja masih perlu diperkuat, salah satunya melalui penciptaan lingkungan sekolah yang kondusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara lingkungan sekolah dan motivasi belajar siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Otomotif di SMK Negeri 1 Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 35 siswa yang dipilih melalui stratified random sampling; data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert lima poin dan dianalisis dengan korelasi Spearman’s rho. Hasil menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap lingkungan sekolah berada pada kategori cukup bagus hingga bagus (mean = 39,71), sedangkan motivasi belajar berada pada kategori cukup tinggi (mean = 52,03), dengan koefisien korelasi 0,523 dan signifikansi 0,001. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan aspek fisik dan sosial lingkungan sekolah berimplikasi langsung pada peningkatan motivasi belajar dalam konteks pendidikan vokasi.

The high unemployment rate among graduates of vocational high schools indicates that students’ learning motivation and work readiness still need to be strengthened, partly through the creation of a supportive school environment. This study aims to examine the relationship between the school environment and learning motivation of grade XI students in the Automotive Engineering program at SMK Negeri 1 Bukittinggi. A quantitative correlational design was employed with 35 students selected using stratified random sampling; data were collected through a five-point Likert questionnaire and analysed using Spearman’s rho correlation. The findings show that students perceive the school environment as ranging from fairly good to good (mean = 39.71), while learning motivation is at a moderately high level (mean = 52.03), with a correlation coefficient of 0.523 and a significance value of 0.001. These results imply that strengthening the physical and social dimensions of the school environment can directly enhance students’ learning motivation in vocational education settings.

References

[1] A. Santika, E. R. Simanjuntak, R. Amalia, dan S. R. Kurniasari, “Peran pendidikan sekolah menengah kejuruan dalam memposisikan lulusan siswanya mencari pekerjaan,” Paedagoria: J. Kajian, Penelit. Pengemb. Kependidikan, vol. 14, no. 1, hlm. 84–94, 2023, doi: 10.31764/paedagoria.v14i1.12626.

[2] N. F. Harahap, D. Anjani, dan N. Sabrina, “Analisis artikel metode motivasi dan fungsi motivasi belajar siswa,” Indones. J. Intellect. Publ., vol. 1, no. 3, hlm. 198–203, 2021, doi: 10.51577/ijipublication.v1i3.121.

[3] G. Mulya dan A. S. Lengkana, “Pengaruh kepercayaan diri, motivasi belajar terhadap prestasi belajar pendidikan jasmani,” Compet. J. Pendidik. Kepelatihan Olahraga, vol. 12, no. 2, hlm. 83–94, 2020, doi: 10.26858/cjpko.v12i2.13781.

[4] D. Setiadi, Milana, H. Maksum, dan Muslim, “Kontribusi pengalaman belajar dan motivasi belajar pada mata pelajaran PKK terhadap minat berwirausaha siswa di SMKN 1 Bukittinggi,” JTPVI: J. Teknol. dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 3, no. 1, hlm. 575–582, Des. 2024, doi: 10.24036/jtpvi.v3i1.270.

[5] A. F. Noveli, H. Maksum, M. Nasir, dan N. Hidayat, “Analisis minat siswa melanjutkan studi di perguruan tinggi dalam hubungannya dengan motivasi belajar dan pendapatan orang tua,” JTPVI: J. Teknol. dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 1, no. 2, hlm. 217–226, Jun. 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v1i2.67.

[6] A. P. Br Munthe, D. R. Khairiah, D. K. A. Angkat, dan M. R. H. Harahap, “Pengaruh lingkungan terhadap motivasi belajar siswa,” Algebra: J. Pendidikan, Sos. dan Sains, vol. 3, no. 2, hlm. 83–88, 2023, doi: 10.58432/algebra.v3i2.752.

[7] A. Jufrizan, D. Fernandez, M. Martias, dan N. Hidayat, “Analisis korelasi antara kondisi lingkungan sekolah dan motivasi belajar siswa di SMKN 1 Ranah Ampek Hulu Tapan,” MSI Trans. Educ., vol. 5, no. 1, hlm. 29–40, Jan. 2024, doi: 10.46574/mted.v5i1.135.

[8] D. Darmawan, F. Issalillah, E. Retnowati, dan D. R. Mataputun, “Peranan lingkungan sekolah dan kemampuan berkomunikasi guru terhadap motivasi belajar siswa,” J. Simki Pedagog., vol. 4, no. 1, hlm. 11–23, 2021, doi: 10.29407/jsp.v4i1.13.

[9] S. Sarwono, M. Martias, dan D. Fernandez, “Hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran sistem pengapian teknik kendaraan ringan dan teknik sepeda motor SMK Muhammadiyah 1 Padang,” Automotive Engineering Education Journals, 2018.

[10] F. A. Halawa dan F. Fensi, “Pengaruh kecerdasan emosi, lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar dan dampaknya terhadap prestasi belajar siswa,” J. Pengabdi. Kewirausahaan, vol. 4, no. 2, hlm. 98–111, 2020.

[11] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2018.

[12] O. Afriani, Rifdarmon, M. Nasir, dan H. D. Saputra, “Pengaruh peran guru sebagai fasilitator terhadap hasil belajar siswa kelas X TKR pada penerapan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Padang,” JTPVI: J. Teknol. dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 2, no. 1, hlm. 77–86, Nov. 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v2i1.145.

[13] R. A. Ardhini, S. B. Waluya, M. Asikin, dan Z. Zaenuri, “Systematic literature review: model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis,” IJoIS Indones. J. Islam. Stud., vol. 2, no. 2, hlm. 201–215, 2021, doi: 10.59525/ijois.v2i2.41.

[14] F. H. Putera, H. Maksum, Wakhinuddin, Rifdarmon, dan R. Fathani, “Kontribusi sikap belajar terhadap hasil belajar pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan di SMK Adi Karya Ranah Pesisir,” JTPVI: J. Teknol. dan Pendidik. Vokasi Indones., vol. 3, no. 1, hlm. 623–630, Jan. 2025, doi: 10.24036/jtpvi.v3i1.274.

[15] A. A. Regresi, “Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Pendidikan dan Evaluasi Pendidikan,” naskah tidak diterbitkan, 2019.

[16] R. Maria dan Nurhayati, “Pengaruh etika profesi terhadap pendeteksian tindakan korupsi,” Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia, 2019.

[17] Slameto, Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta, Indonesia: Rineka Cipta, 2015.

[18] S. B. Sartika, Buku Ajar Belajar dan Pembelajaran. Sidoarjo, Indonesia: Umsida Press, 2022, doi: 10.21070/2022/978-623-464-043-4.

[19] I. Fathoni, “Pengaruh interaksi sosial terhadap motivasi belajar siswa di SD Patra Dharma 3 Balikpapan,” Cognoscere: J. Pendidik., vol. 2, no. 3, hlm. 26–34, 2024, doi: 10.61292/cognoscere.225.

[20] S. Artha dan R. Intan, “Pengaruh penerapan standar operasional prosedur dan kompetensi terhadap produktivitas kerja karyawan divisi ekspor PT Dua Kuda Indonesia,” J. Ilm. M-Progress, vol. 11, no. 1, hlm. 38–47, 2021, doi: 10.35968/m-pu.v11i1.600.

Downloads

Published

2026-01-10

How to Cite

Pratama, Y., Martias, Rifdarmon, & Maksum, H. (2026). Lingkungan Sekolah dan Motivasi Belajar Siswa Program Keahlian Teknik Otomotif: Studi Korelasional di SMK Negeri 1 Bukittinggi. JTPVI: Jurnal Teknologi Dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 4(1), 103–114. https://doi.org/10.24036/jtpvi.v4i1.344

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.