Pengembangan dan Validasi Standar Operasional Prosedur Penggunaan Spray Booth dan Oven Pengecatan di Workshop Bodi dan Pengecatan Otomotif
DOI:
https://doi.org/10.24036/jtpvi.v3i4.374Keywords:
Standar Operasional Prosedur, spray booth , oven pengecatan, keselamatan dan kesehatan kerja, model pengembangan 4D, penelitian pengembangan, pendidikan vokasi teknikAbstract
Workshop Bodi dan Pengecatan Departemen Teknik Otomotif Universitas Negeri Padang belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) tertulis untuk penggunaan spray booth dan oven pengecatan sehingga risiko bahaya kerja dan kerusakan peralatan masih tinggi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan SOP penggunaan spray booth dan oven pengecatan yang valid, praktis, dan mendukung keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan workshop otomotif. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D (define, design, development, disseminate) yang melibatkan dua ahli sebagai validator dan 30 mahasiswa sebagai responden uji coba. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan rata-rata 86,66% dengan kategori sangat layak, sedangkan uji praktikalitas pengguna menghasilkan persentase keseluruhan 87% pada aspek kejelasan, kegunaan, dan keterterapan. Temuan ini menunjukkan bahwa SOP yang dikembangkan mampu menjadi pedoman standar untuk mengurangi risiko kecelakaan, menjaga keberlanjutan peralatan, dan direplikasi pada peralatan sejenis di pendidikan vokasi teknik.
The Body and Painting Workshop of the Department of Automotive Engineering, Universitas Negeri Padang has no written standard operating procedures (SOPs) for the use of the spray booth and automotive painting oven, leaving high risks of occupational hazards and equipment damage. This study aimed to develop valid and practical SOPs for spray booth and painting oven operation that support occupational safety and health in an automotive workshop. A research and development design using the 4D model (define, design, development, disseminate) was employed, involving two experts as validators and 30 students as users. Expert validation yielded an average feasibility score of 86.66% (very feasible), while user practicality testing produced an overall score of 87% for clarity, usefulness, and applicability. These results indicate that the developed SOPs provide a standard guideline to reduce accidents, maintain equipment sustainability, and be replicated for similar equipment in technical and vocational education settings.
References
[1] Pradipta, “Peraturan Pemerintah ini tidak secara spesifik mengatur SOP (Standar Operasional Prosedur) pengecatan, vol. 7, no. 2, pp. 57–77, 2021.
[2] Arina ’arofatuz Zakiyah, Denny Ardyanto, Mohammad Zainal Fatah, and Meirina Ernawati, “Identifikasi Bahaya Proses Blasting dan Painting di Perusahaan Fabrikasi Menggunakan Job Hazard Analysis (JHA),” INSOLOGI J. Sains dan Teknol., vol. 3, no. 2, pp. 186–198, 2024, doi: 10.55123/insologi.v3i2.3422.
[3] N. Hidayat and I. Wahyuni, “Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik UNY,” pp. 51–66 2020t.
[4] W. S. Fauziah and M. H. Ashari, “Pendampingan dalam Implementasi Standar Operasional Prosedur ( SOP ) dan Program Accurate dalam Pencatatan Penjualan kepada Karyawan CV . Duta Survey Indonesia,” vol. 2, no. 1, pp. 42–47, 2024.
[5] M. Waruwu, “Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan,” J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 9, no. 2, pp. 1220–1230, 2024, doi: 10.29303/jipp.v9i2.2141.
[6] K. G. Tileng, A. S. Paramita, R. Tanamal, and Y. S. Soekamto, “Workshop Pengenalan Sistem Informasi dan Implementasi SOP Pada Siswa-Siswi SMA Rajawali Makassar,” Abdiformatika J. Pengabdi. Masy. Inform., vol. 1, no. 1, pp. 34–40, 2021, doi: 10.25008/abdiformatika.v1i1.131.
[7] R. Nauval et al., “Analisis Perbandingan Hasil Pengecatan Pada Ruangan Terbuka Dan Dalam Ruangan ( Spray Booth ) Comparative Analysis Of Painting Results In Open Spaces ( Out Door ) and Indoor ( Spray Booth ),” no. September 2024, pp. 657–668, 2025.
[8] A. Mahmudi, “Perancangan Desain Ruang Pengecatan (Spray Booth) Bengkel Lor Ndeso Autobody Repair and Painting,” vol. 1, no. 69, pp. 5–24, 2021.
[9] S. P. Collins et al., “Optimalisasi Penggunaan Mesin Flow Coater Untuk Proses Pengecatan Pada Kabinet Piano,” pp. 167–186, 2021.
[10] N. Islahudin, “Teknologi Proses Pengecatan Menggunakan Sistem Atomisasi Pada Produk Berbahan Plastik Di Industri Perakitan Sepedamotor,” SINTEK J. J. Ilm. Tek. Mesin, vol. 13, no. 1, p. 15, 2019, doi: 10.24853/sintek.13.1.15-25.
[11] J. S. Mandiri, E. Nur, B. Muslim, and E. Zicof, “Risiko Pajanan Bahan Pencemar Terhadap Pekerja Pengecatan Mobil di PT . Steelindo Motor Kota Padang,” vol. 16, no. 1, pp. 105–114, 2021.
[12] A. R. Garcia, S. B. Filipe, C. Fernandes, C. Estevão, and G. Ramos, “Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja Menggunakan Metode Hirarc Di Pt.Real Lustrum,” 2023.
[13] Fayrus and A. Slamet, Model Penelitian Pengembangan (R n D). 2022.
[14] A. Sahgal, “Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Model Bruner Menggunakan Macromedia Flash Berkonteks Budaya Lokal Pada Materi Relasi dan Fungsi Kelas 8 SMP,” Вестник Росздравнадзора, vol. 4, no. 1, pp. 9–15, 2024.
[15] J. Pendidikan et al., “Penerapan Model 4D Dalam Pengembangan Video Pembelajaran Pada Keterampilan Mengelola Kelas,” vol. 01, no. 08, pp. 495–505, 2023.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mhd. Azhari, Donny Fernandez, Nuzul Hidayat, Muslim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







