Optimasi Keseragaman Aliran Subsonic Wind Tunnel melalui Konfigurasi Screen Mesh dan Honeycomb

Authors

  • Ashim Al Afif Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
  • M.Yasep Setiawan Departemen Teknik Otomotif,Fakultas Teknik,Universitas Negeri Padang
  • Wawan Purwanto Departemen Teknik Otomotif,Fakultas Teknik,Universitas Negeri Padang
  • Dwi Sudarno Putra Departemen Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/jtpvi.v3i4.372

Keywords:

subsonic wind tunnel, screen mesh, honeycomb, turbulence intensity, laminar flow

Abstract

Kebutuhan pengujian aerodinamika menuntut kualitas aliran yang seragam pada terowongan angin subsonik. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi konfigurasi screen mesh dan honeycomb untuk menurunkan intensitas turbulensi dan menghasilkan aliran laminar pada subsonic wind tunnel skala laboratorium. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tujuh konfigurasi, mulai tanpa screen, satu hingga tiga lapis screen mesh, serta kombinasi screen mesh dan honeycomb. Visualisasi aliran dilakukan menggunakan smoke visualization pada test section. Hasil menunjukkan bahwa empat konfigurasi awal masih menampilkan pola aliran berpusar dengan kecepatan sekitar 5,8–5,4 m/s. Penambahan honeycomb pada konfigurasi kelima hingga ketujuh menghasilkan aliran yang lurus dan stabil dengan kecepatan lebih rendah (±4,6–4,3 m/s) dan karakteristik laminar flow. Konfigurasi tiga lapis screen mesh dan honeycomb memberikan kestabilan aliran terbaik dan direkomendasikan untuk pengujian aerodinamika bodi kendaraan.

Reliable aerodynamic testing requires highly uniform flow in a subsonic wind tunnel. This study aims to optimise the configuration of screen mesh and honeycomb inserts to reduce turbulence intensity and obtain laminar flow in a laboratory-scale subsonic wind tunnel. An experimental method was employed with seven configurations: no screen, one to three layers of screen mesh, and combinations of screen mesh and honeycomb. Airflow in the test section was evaluated using smoke visualization. The first four configurations still exhibited vortical patterns with velocities around 5.8–5.4 m/s. Adding a honeycomb in the fifth to seventh configurations produced straight and stable streamlines with lower velocities (≈4.6–4.3 m/s) characteristic of laminar flow. The configuration with three layers of screen mesh and a honeycomb yielded the most stable flow and is recommended for aerodynamic testing of vehicle bodies.

References

[1] F. F. Moercahyono and Y. M. Pasaribu, “Dampak kebijakan impor kendaraan terhadap tren desain skuter matik di Indonesia,” Jurnal Desain Indonesia, vol. 5, pp. 30–57, 2023. [Online]. Available: https://jurnal-desain-indonesia.com/index.php/jdi/article/download/326/64

[2] J. Niulai and N. D. Mustika, “Pengaruh bentuk benda uji terhadap pola aliran angin di ruang uji wind tunnel,” Jurnal Voering, vol. 7, no. 1, pp. 37–46, Jul. 2022, doi: 10.32531/jvoe.v7i1.486.

[3] M. Z. A. Zulkipli, I. K. Wiratama, and I. G. N. K. Yudhyadi, “Analisis aerodinamika dan aeroakustik airfoil Wortmann FX63-137,” Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika, vol. 10, no. 1, pp. 112–124, 2025, doi: 10.20527/sjmekinematika.v10i1.714.

[4] A. F. Hanafi, P. B. W. Wardhana, M. L. Umar, A. Finali, and W. Saputra, “Desain dan analisis aerodinamis body mobil hemat energi JOGOPATI tipe prototype menggunakan metode computational fluid dynamics,” Sinergi Polmed: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, vol. 5, no. 2, pp. 100–112, 2024, doi: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1670.

[5] Oleh, D., & Ghofar, A. M. (2024). Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.

[6] A. T. G., “Analisis dan perhitungan pada daya motor untuk terowongan angin (wind tunnel) tipe subsonic dengan test section 0,2 × 0,2 m untuk alat peraga mekanika fluida skala laboratorium,” Mechonversio: Mechanical Engineering Journal, vol. 2, no. 2, p. 25, 2021, doi: 10.51804/mmej.v2i2.615.

[7] Q. N. Munawaroh, “Sistem particle image velocimetry untuk mengukur kecepatan aliran terbuka,” MATICS: Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, vol. 11, no. 2, 2019, doi: 10.18860/mat.v11i2.8413.

[8] L. A. Gustari and N. K. Riswanto, “Prinsip dasar dan etika dalam penelitian ilmiah,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, vol. 9, no. 4, pp. 486–494, 2024, doi: 10.23969/jp.v9i04.19443.

[9] A. J. Fakhruhrozi and M. Mulyadi, “Airflow pattern simulation in open type wind tunnel with test section 40 cm × 40 cm × 80 cm,” Indonesian Journal of Innovation Studies, vol. 13, Jan. 2021, doi: 10.21070/ijins.v13i.533.

Downloads

Published

2025-11-28

How to Cite

Al Afif, A., M.Yasep Setiawan, Wawan Purwanto, & Putra, D. S. (2025). Optimasi Keseragaman Aliran Subsonic Wind Tunnel melalui Konfigurasi Screen Mesh dan Honeycomb. JTPVI: Jurnal Teknologi Dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 3(4), 957–968. https://doi.org/10.24036/jtpvi.v3i4.372

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.