Analisis Variasi Campuran Pertamax 92 Dengan Metanol Terhadap Penambahan Nilai Oktan Emisi Gas Buang Pada Motor Satria Fu Injeksi
DOI:
https://doi.org/10.24036/jtpvi.v3i4.359Keywords:
Pertamax 92, campuran metanol, nilai oktan, emisi gas buang, bahan bakar alternatif, motor injeksiAbstract
Penelitian ini menganalisis variasi campuran Pertamax 92 dengan metanol untuk meningkatkan nilai oktan dan mengurangi emisi gas buang pada sepeda motor Satria FU Injeksi tahun 2018. Emisi gas buang dari kendaraan bermotor, yang merupakan salah satu penyebab utama polusi udara, mengandung senyawa berbahaya seperti karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida (NOₓ). Metanol sebagai bahan bakar alternatif memiliki potensi untuk mengurangi emisi tersebut dan meningkatkan efisiensi pembakaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan sembilan variasi campuran metanol (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, 15%, 17,5%, dan 20%). Hasil menunjukkan bahwa penambahan metanol secara nyata dapat meningkatkan nilai oktan, dengan nilai maksimum mencapai 110 RON pada campuran 20% metanol. Selain itu, emisi CO dan HC dari semua variasi campuran tetap berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan bukti bahwa campuran Pertamax 92 dan metanol dapat menjadi solusi ramah lingkungan untuk mengurangi polusi udara.
References
[1] S. Maarif, H. Hedi, dan S. Widarti, “Pengaruh Pencampuran Metanol dalam Bahan Bakar Pertalite Terhadap Performa Mesin Sepeda Motor,” J. Surya Teknika, vol. 11, no. 1, Jun. 2024, Art. no. 1, doi: 10.37859/jst.v11i1.7315.
[2] Kementerian LHK RI, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2023: Penerapan Baku Mutu Emisi Kendaraan Bermotor Kategori M, N, O, dan L, 4 Agu. 2023. [Online]. Tersedia: peraturan.bpk.go.id/Details/262504/permen-lhk-no-8-tahun-2023
[3] D. S. Kristiawan, “Pengaruh Penambahan Metanol Pada Bahan Bakar Pertamax Terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang Mesin Kijang 7K,” Tugas Akhir, Politeknik Harapan Bersama, Tegal, 2019. [Online]. Tersedia: https://perpustakaan.poltektegal.ac.id/
[4] K. B. C. Paoki, A. Ghurri, dan T. G. T. Nindhia, “Pengaruh Komposisi Bahan Bakar Campuran Metanol–Bensin Terhadap Kinerja Mesin dan Emisi Gas Buang pada Motor Yamaha Nmax,” Teknik Desain Mekanika, vol. 10, no. 4, Okt. 2021. [Online]. Tersedia: https://ojs.unud.ac.id/index.php/mekanika/article/view/85115
[5] World Health Organization, “Ambient (outdoor) air pollution.” [Online]. Tersedia: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/ambient-(outdoor)-air-quality-and-health.
[6] U.S. EPA, “Clean Air Act Text.” [Online]. Tersedia: https://www.epa.gov/clean-air-act-overview/clean-air-act-text
[7] O. A. Kurniawan, A. Arif, D. Fernandez, M. Y. Setiawan, dan H. N. Sari, “Analisis Penggunaan Hydrocarbon Crack System (HCS) Terhadap Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Fuel Injection,” JTPVI, vol. 1, no. 4, pp. 591–600, Okt. 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v1i4.126.
[8] D. H. T. Prasetiyo dkk., “Uji Komparatif Emisi Gas Buang dan Konsumsi Bahan Bakar pada Mesin Bensin dengan Variasi Komposisi Metanol sebagai Campuran Bahan Bakar,” J-Proteksion: J. Kajian Ilm. dan Teknol. Teknik Mesin, vol. 8, no. 2, pp. 109–116, Feb. 2024. [Online]. Tersedia: https://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/J-Proteksion/article/view/1286.
[9] A. A. Wijaksono dan A. Yuniarto, “Pengaruh Variasi Jenis Busi dan Campuran Bahan Bakar Oktan 90 dengan Metanol terhadap Kinerja Motor 110 Cc,” Jurnal Teknik Mesin, vol. 2, no. 1, Agu. 2023, Art. no. 1, doi: 10.33795/jmeeg.v2i1.3438.
[10] S. Susanto, W. Wagino, D. Fernandez, H. D. Saputra, dan A. Asra, “Meningkatkan Hasil Belajar Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Siswa Kelas XI TBSM SMKN 3 Solok Selatan,” JTPVI, vol. 1, no. 3, pp. 345–352, Agu. 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v1i3.85.
[11] A. S. Nugroho, “Methanol–Gasoline Fuel Effectiveness Analysis Study,” Jurnal E-Komtek, vol. 6, no. 1, Jun. 2022, Art. no. 1, doi: 10.37339/e-komtek.v6i1.849.
[12] D. Purnama, A. Arif, E. Alwi, dan T. Sugiarto, “Analisis Penggunaan Bahan Bakar Campuran Pertalite dengan Bioetanol dari Tebu terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Injeksi,” MTED, vol. 4, no. 3, pp. 123–134, Okt. 2023, doi: 10.46574/mted.v4i3.117.
[13] A. Altrinaldo, R. Abu, dan Mukhnizar, “Analisis Tingkat Emisi Gas Buang, Konsumsi Bahan Bakar dan Kinerja Mesin Sepeda Motor 4 Langkah Menggunakan Bahan Bakar Pertamax dan Campuran Pertamax Etanol,” Ekasakti Engineering Journal, vol. 4, no. 1, Mei 2024. [Online]. Tersedia: https://ejurnal.unespadang.ac.id/index.php/EEJ/article/view/172.
[14] J. B. Heywood, Internal Combustion Engine Fundamentals, 2nd ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill Education, 2019.
[15] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.
[16] A. Martin dan J. O’Malley, “Compatibility of Methanol Fuel Blends with Gasoline Vehicles and Engines in Indonesia,” International Council on Clean Transportation (white paper), Dec. 2021. [Online]. Tersedia: https://theicct.org/report/methanol-fuel-blends-indonesia-2021/
[17] R. Lapisa dkk., “Effect of Geometric Parameters on the Performance of Motorcycle Catalytic Converters,” J. Phys.: Conf. Ser., vol. 1469, no. 1, p. 012176, Feb. 2020, doi: 10.1088/1742-6596/1469/1/012176
[18] B. Gainey, J. Gandolfo, dan B. Lawler, “Experimental Study of the Impact of Ethanol Content on Partially Premixed Combustion With Ethanol–Gasoline Blends,” J. Eng. Gas Turbines Power, vol. 146, no. 9, p. 091018, 2024, doi: 10.1115/1.4064804.
[19] J. E. Anderson dkk., “High Octane Number Ethanol–Gasoline Blends: Quantifying the Potential Benefits in the United States,” Fuel, vol. 97, pp. 585–594, Jul. 2012, doi: 10.1016/j.fuel.2012.03.017.
[20] S. Syarifudin, F. L. Sanjaya, F. Fatkhurrozak, M. K. Usman, Y. Sibagariang, dan H. Köten, “Effect Methanol, Ethanol, Butanol on the Emissions Characteristics of Gasoline Engine,” Automotive Experiences, vol. 4, no. 2, pp. 62–67, Mei 2021, doi: 10.31603/ae.4641
[21] Y. Rahmat dkk., “Techno-Economic and Exergy Analysis of e-Methanol Production Under Fixed Operating Conditions in Germany,” Applied Energy, vol. 351, p. 121738, Des. 2023, doi: 10.1016/j.apenergy.2023.121738.
[22] S. Arifan Ma’ruf, M. Milana, M. Martias, dan N. Hidayat, “Optimasi Hasil Uji Emisi Gas Buang Sepeda Motor dengan Penambahan Carbon Cleaner,” JTPVI, vol. 1, no. 2, pp. 159–170, Feb. 2023, doi: 10.24036/jtpvi.v1i2.26.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yosua Partogi Sihole, Martias, Toto Sugiarto, Donny Fernandez

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







